Daikin Center of Excellence di SMKN 29 Diresmikan
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 29 Jakarta dan PT Daikin Airconditioning Indonesia menyepakati kerja sama peningkatan pembelajaran dan pelatihan bagi peserta didik dengan menghadirkan Daikin Center of Excellence.
M
embuat lulusan SMKN 29 Jakarta mempunyai kualitas terbaik
Kepala SMKN 29 Jakarta, Yahya Iskandar menyampaikan terima kasih atas terealisasinya Daikin Center of Excellence di SMKN 29.
Ia berharap, fasilitas ini mampu memenuhi tantangan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha atau industri.
SMKN 29-PT Sharp Electronics Indonesia Jalin Kerja Sama Link and Match"Semoga melalui kelas industri ini akan membuat lulusan SMKN 29 Jakarta mempunyai kualitas terbaik
dan lebih unggul daripada yang lainnya," ujarnya, usai prosesi peresmian, di SMKN 29 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).Sementara itu, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia dan PT Daikin Industries Indonesia, Budi Mulia mengatakan, Daikin Center of Excellence merupakan representasi dari komitmen perusahaan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya bagi sekolah vokasi secara berkelanjutan dan terus berkembang.
"Kami sangat menyadari bahwa kualitas sumber daya manusia sangat berperan penting bagi pelaku industri. Kami percaya kualitas pendidikan yang semakin baik akan memberikan peluang semakin besar bagi industri untuk mendapatkan sumber daya manusia dengan kualitas unggul," ungkapnya.
Budi menambahkan, Daikin menyambut baik sinergi dengan pemerintah yang kemudian tertuang pada nota kesepahaman antara Daikin dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI serta Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sehingga saat ini tercatat Daikin telah memiliki kerja sama dengan 37 SMK yang tersebar di seluruh Indonesia serta berkolaborasi dengan delapan Balai Latihan Kerja.
"Melalui Daikin Center of Excellence kami berharap dapat menjadikan keberadaan SMK sebagai pusat pelatihan dan pengembangan bidang tata udara yang tak hanya bagi internal sekolah. Namun juga mampu membuka peluang bagi sekolah lain untuk dapat berpartisipasi juga," tandasnya.